Jika ada pertanyaan , Beranikah anda tergusur karena Jujur ??? hehehe… silahkan tanya pada hati sendiri? kali ini saya mau share tentang kasus yang sedang marak di dunia pendidikan yang menjadi isu Nasional sepekan terakhir ini. Masih Inget ada pepatah dulu yang bilang “The Right Man on the Right Wrong Place”. sepertinya pepatah ini cocok untuk seorang ibu di daerah Surabaya yang sedang mengalami tekanan mental dari sekelompok orang-orang yang menganggap diri mereka “peduli pada Masa depan anak-anak” yang ternyata melupakan nilai-nilai keluhuran dari nenek moyang untuk mengedepankan KEJUJURAN DAN selalu menjaga tali silaturahmi dan :D. Berat memang .
Bagaimana Mungkin Bisa terjadi di negeri yang seharusnya menjunjung Tinggi nilai-nilai Pancasila ini, bahwa ada sekelompok massa yang mengamuk kepada sebuah keluarga yang MELAPORKAN KECURANGAN dalam proses Ujian Nasional (UN), terbukti bahwa nilai kejujuran dalam mendidik anak sudah hilang karena mereka mementingkan Hasil dibanding Proses belajar anak itu sendiri, karena seorang anak Bernama Alif yang di perintahkan gurunya untuk memberikan contekan saat UN kepada teman-temannya yang lain pada 10-12 Mei 2011 lalu, mungkin terdengar “BIASA” karena memang UN setiap tahun selalu terjadi hal sejenis ini, tapi edisi UN SD kali ini menjadikan kasus ini berbuntut panjang, dari caci-maki dengan berdalih karena membesar-besarkan masalah, mencemarkan nama baik sekolah dan nama baik kampung (yang mencemarkan dan di cemarkan siapa ya?) hingga Demonstrasi menuntut pembatalan sanksi untuk guru dan pihak sekolah yang telah melakukan PEMBODOHAN untuk anak-anak mereka (dibodohi koq malah terimakasih.. Haduuh..haduuhh….) dan yang paling menyedihkan adalah dengan tegas melakukan pengusiran keluarga jujur tersebut dari tempat tinggal mereka. Ironis…!!!
Cintailah PROSES, Bukan HASIL Continue reading »



Recent Comments